Pengikut

Ketika Tentara Bayaran Paling Brutal Terjebak di Tubuh Gadis Bangsawan. Alur Cerita Savage Fang Ojou-sama LN

 VOLUME 1

CHAPTER 0



Yo, what's up, BiliZoners! Balik lagi di Bilizone, channel yang bakal ngebawa kalian ke dunia fantasi paling gokil!

Pernah nggak sih kalian ngebayangin, gimana rasanya kalau kalian mati secara heroik... eh, pas melek lagi, kalian malah ada di dalam tubuh orang yang paling kalian benci di seluruh dunia? Nah, hari ini kita bakal bahas cerita yang premisnya persis kayak gitu. Siapin cemilan kalian, karena ini bakal jadi perjalanan yang epik!

Oke, kita mulai dari perkenalan tokoh utama kita. Namanya Envil. Dia bukan penyihir hebat atau pangeran tampan. Dia cuma seorang tentara bayaran, tapi jangan salah... di medan perang, dia adalah monster!


Envil ini punya julukan sangar: "Savage Fang" atau Taring Liar. Kenapa? Karena meskipun dia nggak punya setetes pun kekuatan sihir di dunia yang isinya penyihir semua, dia bisa membantai puluhan prajurit sendirian cuma modal pedang, insting, dan kelincahan yang nggak masuk akal. Dia ini bukti hidup kalau skill > magic!

Saat itu, Kerajaan Eltania lagi hancur-hancuran karena perang saudara. Penyebabnya? Ratu mereka, Mylene Eltania.



Mylene ini punya rambut perak-merah yang langka, tanda kalau dia "Anugerah Tuhan". Tapi kelakuannya? Jauh dari kata anugerah. Dia tiran, kejam, dan suka foya-foya pake uang pajak rakyat.

Envil punya alasan pribadi buat benci Mylene. Dulu, sang ratu pernah membakar habis panti asuhan tempat Envil dibesarkan, cuma karena iseng. Semua anak-anak dan pengurus di sana tewas. Sejak saat itu, bagi Envil, ini bukan lagi soal uang, tapi soal balas dendam.


Singkat cerita, setelah bertahun-tahun perang, pasukan pemberontak yang dibantu Envil akhirnya menang! Ratu Mylene berhasil ditangkap dan akan dieksekusi di depan rakyatnya. Keadilan akhirnya datang!


Semua orang bersorak, kemenangan sudah di depan mata. Envil, yang kehilangan banyak temannya demi momen ini, berdiri di antara kerumunan, siap menyaksikan akhir dari sang tiran. Tapi... tepat saat algojo mau menjalankan tugasnya...


HUJAN ANAK PANAH tiba-tiba datang dari langit! Kekacauan terjadi di mana-mana! Ternyata, kerajaan tetangga, Kekaisaran Colorne, tiba-tiba melakukan invasi besar-besaran! Ini bener-bener plot twist yang nggak ada di naskah!


Pasukan pemberontak yang nggak siap langsung kocar-kacir. Di tengah lautan prajurit Colorne, cuma sedikit yang masih berdiri, dan salah satunya adalah Envil. Bukannya kabur, dia malah maju! Ini adalah pertarungan terakhirnya.



Satu lawan seribu! Tanpa sihir, Envil mengamuk. Dia jadi badai kematian, membantai prajurit Colorne satu per satu. Dia pakai mantra musuh untuk jadi tameng, dia hindari serangan dengan presisi dewa. Aksi gilanya ini sampai menarik perhatian pemimpin invasi itu sendiri: Permaisuri Colette, sang "Singa Betina Hitam".


Akhirnya, tubuh Envil mencapai batasnya. Dia kehabisan tenaga dan jatuh berlutut. Colette turun dari kudanya, bukan untuk menghinanya, tapi untuk memberinya hormat. Dia takjub ada orang sekuat Envil tanpa sihir. Colette bahkan nawarin Envil posisi di pasukannya.

Tapi Envil, dengan sisa kehormatannya, menolak. Dia memilih mati sebagai "anjing liar" dari tanah airnya yang hancur. Menghormati keputusannya, Colette memberi perintah terakhir.


Envil... sang Taring Liar... akhirnya tewas.


Kalian pikir ceritanya selesai? Oh, tentu tidak. Di sinilah kegilaan yang sesungguhnya dimulai.

Envil membuka matanya. Dia nggak di neraka atau surga. Dia ada di kamar super mewah, di atas kasur yang empuknya luar biasa. Badannya nggak sakit sama sekali. Dia bingung, "Apa-apaan ini?"

Dia bangkit dan berjalan ke cermin besar di sudut ruangan. Dan apa yang dia lihat... membuatnya syok berat.


Yang terpantul di cermin bukanlah wajah seorang tentara bayaran penuh bekas luka, tapi wajah seorang gadis kecil yang imut. Seorang gadis dengan rambut putih keperakan berbintik merah terang. Rambut yang SANGAT ia kenal.

Tiba-tiba, seorang pelayan masuk dengan gemetar dan membungkuk dalam-dalam sambil berkata...

(SFX: Suara pelayan yang ketakutan)
"Mohon maafkan saya... kumohon selamatkan nyawaku... Lady Mylene!"


Yup. Kalian nggak salah denger. Envil, sang Taring Liar, bereinkarnasi. Dia terlahir kembali sebagai Mylene Eltania di masa kecilnya. Dia sekarang ada di dalam tubuh musuh bebuyutannya, orang yang paling dia benci, jauh sebelum gadis ini tumbuh menjadi ratu tiran.


Gila, kan?!


Jadi, begitulah ceritanya, Zoners. Seorang prajurit legendaris sekarang terjebak dalam tubuh seorang gadis kecil yang ditakdirkan untuk menghancurkan segalanya, termasuk masa lalunya sendiri.

Kira-kira, apa yang bakal Envil lakukan? Apa dia bakal mencoba mengubah takdir dan jadi pahlawan? Atau malah dia sendiri yang akan terjerumus dan menjadi tiran yang lebih parah?

Tulis pendapat kalian di kolom komentar di bawah! Jangan lupa buat klik tombol like, subscribe, dan nyalain loncengnya biar kalian nggak ketinggalan alur cerita gokil lainnya dari Bilizone!

Sampai jumpa di video selanjutnya. Ciao!


 Chapter 1


Oke, BiliZoners, di Chapter sebelumnya, kita lihat Envil, sang Taring Liar, mati secara heroik dan... BAM!... bangun lagi di tubuh musuh bebuyutannya, Ratu Mylene. Di chapter 1 ini, ceritanya makin gila!



Udah setahun berlalu sejak Envil, yang sekarang kita panggil Mylene, memulai hidup barunya. Selama setahun ini, dia nggak cuma bengong. Dia mengumpulkan informasi dan inilah beberapa fakta gila yang dia temukan:

Pertama, dia beneran ada di masa lalu. Ini bukan mimpi atau ilusi. Dia adalah versi muda dari Mylene Eltania, si ratu tiran. Envil sekarang terjebak dalam tubuh orang yang menghancurkan hidupnya. Rasanya kayak mimpi buruk, kan?

Kedua, Mylene yang asli ternyata emang udah jadi bocil toxic dari lahir. Sombong, gampang marah, dan selalu dapat apa yang dia mau karena statusnya sebagai "Anugerah Tuhan". Para pelayan di rumahnya itu takut setengah mati sama dia. Ini ngejelasin kenapa mereka gemetaran pas Envil pertama kali bangun. Mereka kira monster kecil itu udah bangun dari tidurnya!

Ketiga, orang tuanya? Sama aja! Bukannya ngedidik, mereka malah manjain Mylene habis-habisan. Mereka ngelihat anak mereka sendiri bukan sebagai anak, tapi lebih kayak jimat keberuntungan yang bisa ngasih mereka kekayaan dan kekuasaan. Pokoknya, lingkungan Mylene ini dari awal emang udah red flag semua!


Nah, Envil nggak mau pasrah sama keadaan. Dia tahu, di dunia ini, kekuatan adalah segalanya. Jadi, apa yang dia lakuin? Dia mulai latihan!


Awalnya, ngangkat tong kosong aja nggak kuat! Tapi dengan semangat tentara bayarannya, dia latihan gila-gilaan setiap hari. Dan yang paling penting... dia sekarang punya sihir! Sesuatu yang nggak pernah dia miliki seumur hidupnya.

Dia sadar kalau kekuatan sihir di tubuh Mylene ini bener-bener overpowered. Dia bahkan bisa melapisi pedangnya dengan sihir, bikin serangannya jadi jauh lebih mematikan. Sekarang dia jadi kombinasi mengerikan: skill bertarung brutal dari Envil dan cadangan mana tak terbatas dari Mylene.

Di sini, dia inget kata-kata Permaisuri Colette: "Kalau saja orang sepertimu yang punya sihir sehebat itu..." Dan sekarang, itu jadi kenyataan.


Tapi, ada satu masalah besar yang menghantui Envil. Karena dia adalah Mylene, dia udah dijodohin sama pangeran Eltania. Bulan depan, dia harus ketemu calon suaminya buat ngebahas pertunangan.


Bayangin, Zoners! Seorang mantan tentara bayaran pria yang sangar, sekarang harus akting jadi gadis bangsawan yang manis di depan seorang pangeran. Cuma mikirinnya aja udah bikin dia merinding!

Dia nggak mau nikah dan jadi ratu. Rencananya adalah kabur dan hidup bebas sesuai keinginannya. Tapi untuk itu, dia butuh lebih banyak kekuatan. Dia harus manfaatin fasilitas mewah yang dia punya sekarang buat jadi sekuat mungkin sebelum hari H tiba.


Jadi, di chapter 1 ini, Envil atau Mylene udah mulai beradaptasi. Dia punya tujuan baru: menjadi yang terkuat dan merebut kembali kebebasannya, menolak takdir yang udah disiapin buat Mylene.

Dia nggak lagi hidup buat balas dendam, karena musuhnya ya... dirinya sendiri. Sekarang, dia cuma punya satu aturan: "Aku tidak akan pernah kalah lagi."

Kira-kira, gimana ya pertemuan dia sama sang pangeran nanti? Apakah dia bisa tetap menyembunyikan identitas aslinya? Kita tunggu aja di chapter selanjutnya!