Pengikut

Tensei Shitara Slime Datta Ken (WN) Chapter 114 Bahasa Indonesia

 Halo sobat BiliZone! Kembali lagi kita di alur cerita Tensura yang makin hari makin gila aja nih! Episode kali ini bener-bener gokil, karena kita bakal liat pertarungan yang nggak cuma adu otot, tapi juga adu mental dan teknik tingkat tinggi yang di luar nalar! Di chapter ini, kita masuk ke babak final turnamen Tempest yang legendaris. Siapa yang bakal nyangka kalau pertarungan ini bakal menentukan siapa sosok terkuat kedua setelah Lord Rimuru? Hype-nya bener-bener gila! Sebelum kita masuk ke inti, mari kita apresiasi dulu si Gobuta. Meskipun dia ada di posisi ke-4, banyak yang bilang itu cuma keberuntungan. Tapi jangan salah, kemampuan dia buat menyatu sama Ranga itu tanda potensi yang ngeri banget. Lord Rimuru sendiri ngakuin kalau Gobuta itu yang paling berkembang pesat selama turnamen ini. Bayangin, dia diculik Milim buat latihan privat bareng Karion si Topeng Singa! Nasibnya antara beruntung atau sial, tapi yang jelas dia bakal jadi monster di masa depan.


Nah, sekarang kita fokus ke menu utama: Benimaru vs Diablo! Suasana Colosseum bener-bener mencekam pas Souka teriak 'Mulai!'. Di sisi satu, ada Diablo yang senyumnya bikin merinding. Dia ini bukan iblis sembarangan, sobat BiliZone. Diablo adalah eksistensi kuno yang lahir dari benih kegelapan sejak zaman purba, barengan sama malaikat. Bagi dia, bertarung itu cuma soal menginjak-mencabik lawan. Selama ribuan tahun dia bosen banget karena nggak ada yang bisa lawan dia. Tapi pas Lord Rimuru manggil dia dan ngasih 'makanan' berupa tubuh fisik dan 'nama', Diablo ngerasa dapet tujuan hidup baru. Kesetiaannya ke Rimuru itu nggak main-main, dia pengen banget jadi nomor satu di hati tuannya. Dia punya Unique Skill 'Great Wiseman' yang versinya sedikit beda dari Rimuru, tapi tetep curang parah! Dia bisa analisa teknik lawan cuma dengan sekali lirik.



Di sisi lain, ada Benimaru yang tahu persis dia kalah dalam hal raw power kalau lawan Diablo secara langsung. Dia ngelihat gimana Shion yang gila kekuatan aja bisa ditumbangkan. Tapi Benimaru nggak mau nyerah gitu aja. Dia ngerasa sebagai Panglima Tertinggi, dia punya tanggung jawab besar. Dia sempat ragu, ngerasa lebih cocok di strategi kelompok daripada duel satu lawan satu. Tapi pas dia inget Gobuta yang bego aja bisa dapet kekuatan baru, egonya sebagai Oni tertinggi bangkit! Kemarahannya meledak, aura merah tuanya mulai menyelimuti seluruh tubuhnya. Dia pake teknik 'Hell Flare' yang dikompres jadi bola hitam kecil buat jebak Diablo. Tapi gila banget, Diablo malah pake 'Paradise Time'—dia menghentikan waktu di sekitarnya! Bayangin, teknik Benimaru yang harusnya instan membakar, malah berhenti total karena aliran sihirnya dianalisa dan disumbat sama Diablo.


Dalam dunia yang berhenti itu, mereka berdua sempet adu mulut. Diablo sombong banget, dia ngerasa sudah menang. Dia pun ngelepasin jurus pamungkasnya, 'End of World', yang levelnya jauh di atas teknik Shion. Pas waktu jalan lagi, serangan itu langsung menghantam tubuh Benimaru. Sakitnya nggak main-main, sobat! Tapi plot twist-nya, Benimaru ternyata masih punya kartu as. Dia belajar teknik pedang dari kakek legenda Hakurou, 'Tebasan Aliran Redup'. Dia nggak nangkis pake otot, tapi ngelemesin serangan itu kayak air. Pas Diablo ngeluarin senjata rahasianya, 'Scissors-Bladed Claw' yang dibuat khusus sama Kurobee, suasana makin tegang! Diablo niatnya mau 'memanen' nyawa Benimaru dengan cakar raksasa itu.



Benimaru yang udah di ambang batas akhirnya ngelepasin teknik 'Transformasi Api Iblis' buat nyembuhin luka-lukanya secara instan. Dia menggabungkan seluruh aura merah tua dan api hitamnya ke katananya. Ini bener-bener momen all-or-nothing! Diablo maju dengan cakarnya, dan Benimaru nebas dengan seluruh kekuatannya. Terjadilah tabrakan energi yang bikin satu stadion gemetar! 'Rebirth Flame' melawan 'End of Scissors'. Hasilnya? Ngeri banget! Katana Benimaru hancur meleleh, tapi cakarnya Diablo juga ikut lebur. Serangan gelombang api hitam Benimaru berhasil nembus pertahanan mutlak Diablo dan bikin si iblis itu tersungkur jatuh ke tanah. Diablo yang selama ini nggak pernah kalah, akhirnya ngerasain pahitnya kekalahan buat pertama kalinya dalam ribuan tahun hidupnya. Dia kaget tapi juga senyum puas, ngerasain emosi yang selama ini dia cari. Souka akhirnya teriak, 'Pemenangnya adalah Benimaru!'. Gila banget kan? Siapa sangka sang iblis primal bisa dikalahin sama Panglima Rimuru! Ini bener-bener akhir yang memuaskan buat turnamen kali ini. Tapi pertanyaannya, setelah kalah gini, apakah Diablo bakal makin haus kekuatan buat balas dendam atau makin gila dalam mengabdi ke Lord Rimuru? Kita tunggu aja kelanjutannya, karena lore Tensura makin dalam!