Halo guys, balik lagi dengan BiliZone di sini! Setelah perjalanan panjang membangun fondasi negara monster, akhirnya kita sampai di momen yang paling ditunggu-tunggu: Festival Berdirinya Federasi Jura Tempest! Gila sih, Rimuru bener-bener gak main-main dalam mempersiapkan acara ini. Meskipun dia sempat kewalahan menghadapi utusan-utusan negara tetangga yang datang dengan pakaian aneh-aneh, untungnya ada Myormiles dan Rigurdo yang jadi pahlawan di balik layar. Mereka berdua bener-bener pengertian, semua negosiasi rumit mereka sikat habis supaya Rimuru gak perlu pusing mikirin politik meja makan. Tapi ada satu tamu spesial yang gak bisa dihindari, yaitu Raja Kurcaci Gazel Dwargo. Gazel ini emang bener-bener antusias sama teknologi Tempest, mulai dari sistem drainase sampai proyek kereta api yang bikin dia melongo. Dan puncaknya, semalam mereka berdua asik nge-bir bareng sambil ngebahas masa depan hubungan bilateral mereka. Masuk ke hari turnamen, suasana makin pecah! Bayangin aja, Rimuru membangun sebuah Arena raksasa yang bisa menampung 10.000 penonton. Materialnya? Gak tanggung-tanggung, lempengan batunya diproses dengan sihir sampai 10.000 kali lebih keras dari beton! Bahkan serangan nuklir pun mungkin cuma dianggap geli-geli doang sama bangunan ini. Gak cuma itu, Rimuru juga jualan makanan khas Jepang kayak Yakisoba dan Sushi lewat bantuan transmisi pikiran ke para koki monster. Tapi yang paling bikin merinding adalah saat Rimuru naik ke podium. Dia memberikan pidato yang awalnya terdengar ramah tapi berakhir dengan ancaman yang sangat dingin. Rimuru menegaskan kalau dia menginginkan perdamaian, tapi kalau ada negara yang berani mengusik monster atas nama penaklukan, dia bakal mengubah tanah mereka jadi kaca dan memberikan siksaan abadi sampai jiwa mereka hancur. Gila banget kan? Ini adalah pernyataan perang sekaligus tawaran persahabatan dari sang Demon Slime!
Nah, momen yang paling ditunggu akhirnya tiba: Turnamen Pertarungan resmi dimulai! Formatnya gila banget, guys, yaitu Battle Royal. Dari 150 peserta, mereka dibagi jadi tiga grup besar, di mana cuma satu pemenang dari tiap grup yang bisa masuk ke babak final.
Di pertandingan pertama, kita disuguhi duel klasik antara dua rival abadi, Gozu dan Mezu. Mereka berdua bener-bener monster kelas A yang nggak main-main. Hanya dalam 10 menit, mereka berdua sudah menyapu bersih peserta lain di arena sampai tinggal mereka berdua saja! Duel kapak vs tombak mereka berlangsung sengit selama 20 menit sampai penonton dibuat terpukau. Tapi akhirnya, Gozu menang lewat sebuah plot twist: dia menggunakan skill 'Tanduk Petir' yang tiba-tiba memanjang dan menyengat Mezu tepat saat Mezu merasa sudah menang.
Masuk ke babak kedua, suasana makin panas karena muncul tiga raksasa yang ternyata adalah anak-anak dari Raja Iblis Dagruel! Yang lucunya, mereka mengaku-ngaku sebagai 'Pengawal Shion' gara-gara pernah dihajar sampai babak belur sama Shion dan malah jadi ngefans. Kekuatan mereka nggak masuk akal, selevel Raja Iblis lama! Dalam sekejap, anak tertua Dagruel menyapu bersih arena dan jadi pemenang grup kedua.
Nah, di grup terakhir, muncul sosok misterius yang bikin Rimuru curiga. Namanya Masayuki, sosok pemuda tampan berbaju zirah emas yang disebut-sebut sebagai 'Pahlawan dari Barat'. Popularitasnya di tribun gila banget, tapi Rimuru sadar ada yang aneh: rambut emasnya itu ternyata wig! Lebih aneh lagi, Masayuki menang tanpa perlu mencabut pedangnya sama sekali karena rekan setimnya yang super kuat membereskan semua musuh untuknya. Siapakah sebenarnya Masayuki ini? Dengan ini, tiga finalis telah ditentukan: Gozu, putra Dagruel, dan Masayuki si Pahlawan!
