Pengikut

Tensura chapter 84


Halo guys, balik lagi dengan BiliZone di sini. Kali ini kita bakal membedah sebuah momen yang bener-bener ngeri sekaligus jadi titik balik sejarah di dunia Tensura, yaitu kejatuhan Kerajaan Falmas/Falmuth. Bayangin aja, suasana istana yang biasanya megah dan penuh wibawa tiba-tiba berubah jadi mimpi buruk yang bikin mual. Pagi itu, para penjaga nemuin sesuatu yang nggak masuk akal di atas singgasana raja. Bukan lagi sosok raja yang gagah, tapi cuma segumpal daging aneh yang masih punya wajah Raja Edomalis. Ngeri banget, kan? Tubuhnya itu udah bukan kayak manusia lagi, tapi dia masih sadar dan cuma bisa mengerang kesakitan. Para prajurit sampai teriak ketakutan karena pemandangan itu bener-bener di luar nalar manusia.


Setelah para menteri datang dan mencoba tenangin situasi, mereka nemuin botol ramuan di bawah gumpalan daging itu. Ternyata itu adalah Ramuan Pemulihan Lengkap, barang langka yang bahkan ras Dwarf pun susah bikinnya. Begitu ramuan itu diminum, tubuh Edomalis balik lagi ke bentuk semula, tapi jiwanya udah hancur total karena trauma. Begitu dia pulih, Edomalis langsung minta pertemuan darurat. Di sana, dia ceritain kenyataan pahit yang bikin semua menteri jantungan: 15.000 tentara Falmas yang mereka banggain udah musnah total. Dan yang paling gila, pelakunya cuma satu orang, yaitu Rimuru Tempest yang sekarang udah bangkit jadi Raja Iblis baru. Mendengar itu, para menteri langsung lemes, apalagi mereka yang punya keluarga di pasukan itu. Mereka sadar kalau Falmas udah nggak punya kekuatan lagi buat melawan.


Edomalis kemudian nyampein pesan atau ultimatum dari Rimuru. Ada tiga pilihan yang dikasih sama si Slime ini, dan jujur aja nggak ada yang enak. Pilihan pertama, raja harus turun takhta dan bayar ganti rugi yang jumlahnya nggak masuk akal, sekitar 1.500 koin emas bintang! Pilihan kedua, Falmas harus menyerah total dan jadi negara bawahan Tempest. Dan pilihan ketiga, yang paling nggak disaranin, adalah lanjutin perang sampai Falmas bener-bener rata sama tanah. Rimuru ngasih peringatan ini sambil senyum cantik tapi mematikan, yang bikin Edomalis bener-bener gemetaran tiap kali ingat wajahnya.


Tapi dasar para bangsawan, mereka ini emang nggak punya otak. Bukannya sadar posisi, mereka malah marah-marah dan nolak bayar kompensasi karena merasa itu terlalu mahal. Mereka masih merasa Falmas itu negara besar yang nggak pantas tunduk sama monster. Edomalis sampai frustasi dan neriakin mereka, nyuruh para bangsawan itu turun ke lapangan sendiri kalau emang merasa jago, karena dia udah ngerasain sendiri betapa ngerinya kekuatan Raja Iblis. Perdebatan ini akhirnya bikin internal Falmas pecah total. Sesuai dengan rencana cerdik Rimuru, kekacauan ini memicu perang saudara yang bener-bener menghancurkan struktur kerajaan dari dalam.


Di tengah kekacauan itulah muncul sosok pahlawan baru bernama Youmu. Dia ini awalnya cuma pemimpin pasukan perbatasan, tapi karena karismanya dan bantuan dari belakang layar oleh Rimuru, dia mulai dapet dukungan dari rakyat kecil dan beberapa bangsawan yang masih waras. Youmu berjuang bukan buat takhta, tapi buat ngelindungin rakyat dari keserakahan para bangsawan lama. Singkat cerita, dalam waktu dua tahun, Youmu berhasil nyatuin wilayah Falmas yang udah berantakan dan mendirikan negara baru bernama Falmenas. Nama ini punya arti 'negara yang lahir dari bahaya terbesar'. Youmu pun naik jadi raja pertama, dan dengan dukungan penuh dari Tempest serta Kerajaan Dwarf, Falmenas memulai era baru yang lebih damai. Sementara itu, nasib Edomalis sendiri berakhir tragis tapi penuh misteri, di mana ada rumor dia dieksekusi tapi bayangannya masih terlihat mendampingi Youmu dengan identitas baru. Gila ya, satu keputusan salah dari seorang raja bisa bikin satu kerajaan besar langsung lenyap dari peta sejarah!